Posted by: arikuncoro2id | April 23, 2008

Catatan seorang Mahasiswa: Kuliah dan Tugas

Kuliah hari ini adalah kuliah Keamanan Sistem Informasi (KSI). Pak Budi Rahardjo kali ini menceritakan tentang network programming. Beliau mendemokan cara mencari IP dengan ping, gping, hping, mengetahui suatu server hidup/tidak sekaligus bisa atau tidaknya melakukan scanning port. Agaknya saya tidak asing dengan mainan ini, karena pernah rasa-rasanya saya lakukan pada praktikum Jartel. Teman-teman saya yang admin seperti Reza, Nantha, Ipul, Arif, Hendra, dan Irvan pasti sudah fasih dengan hal-hal macam ini. Tumben, kuliah berakhir tanpa tugas. Tetapi, saya belum menyelesaikan tugas proposal tugas akhir kuliah ini. Topik yang sebelumnya gagal uji. Susah juga , ya kalau saya jarang membaca topik information security.

Selain KSI, saya juga kuliah Sistem Komunikasi Satelit dan terestrial (Siskomsat). Pak Joko membahas fading dan fading margin. Nah, topik ini agaknya menyinggung sedikit dengan topik Tugas Akhir (TA) saya. Ya, tentang Rayleigh fading. Saya sempat tanya beliau mengenai mitigasi rayleigh fading. Beliau menjawab dengan cara OFDM itu sudah OK. Tapi, ketika saya berangkat dari sebuah dekoder Viterbi, apakah itu cocok dipasang di suatu wireless communication system yang saya umpamakan melewati kanal Rayleigh Fading? Jawabannya tidak terlalu. Topik TA saya kali ini akhirnya meneruskan TA seorang EL99, yang lulus 2005, dengan topik yang mirip, tapi beliau mensimulasikannya dalam kanal AWGN saja dengan parameter dekoder yang hanya hard decision. Sementara saya, mensimulasikannya dalam kanal Rayleigh. Hasilnya pun sesuai yang diharapkan, kok.

O, ya… ada tugas kelompok dari pak Joko. Kali ini tugasnya beda dengan semester lalu, berdasarkan cerita teman-teman. Lebih general dan mampu menambah wawasan. Masing-masing kelompok diminta membuat paper atau makalah yang membahas berita-berita up-to datemengenai satelit (tidak harus komunikasi), termasuk microwave link. Link budget juga masih boleh (karena sama dengan semester lalu). Dana, Taufiq, Farid, dan saya sudah mengikrarkan diri membentuk satu kelompok. Kebiasaan makan bareng seminggu sekali bersama, membuat kami tidak ingin berpisah (huwek huwek!).

Di Kos, saya buka-buka lagi majalah Satellite Evolution dan Microwave Journal gratisan edisi september/oktober 2007 yang saya dapatkan dari internet. Saya menemukan beberapa topik yang menarik, diantaranya: Early Warning System untuk bencana, Model-model antena VSAT yang makin portabel, Bisnis Satelit maju di Singapura, Microwave untuk lingkungan militer, dsb. Teman-teman, pada mau yang mana? Agaknya kita berjaga-jaga saja ambil tiga topik pilihan yang jadi kandidat. Pengalaman saya, satu topik jika gagal uji dosen, membuat saya malas untuk mencari lagi. Ketika makan siang kemarin, Farid mengusulkan topik tentang Ultra Wide Band (UWB), kira-kira mau membahas apanya, Rid? O ya, deadline topik adalah seminggu dari sekarang! 29 April 2008! Semangat!

Posted by: arikuncoro2id | April 23, 2008

Tenis di bawah rintik hujan dan Pujian tulus seorang Dosen

Hari ini bertepatan dengan hari Kartini 2008. Cuaca kurang mendukung untuk berolah raga karena gerimis. Rencananya main tenis jam 8 pagi. Persiapannya macem-macem. Mulai dari ambil sepatu di Lab, ngambil kamera buat skrin syut-nya, sampai ngambil raket-raket tenis di tempat kosan Nantha. Yang ikut tenis pagi ini ada lima orang, yakni Rizky, Ari, Luhur, Koes, dan saya. Yang lain masih sibuk dengan kegiatan perkuliahan. Atau main save, karena kuliah yang diikuti adalah kuliah horor… macam Antena, yang sudah saya lewati dengan hanya mendapat bulan sabit. Itu pun sudah dengan usaha maksimal agar UAS dapet nilai di atas 73! supaya dapet bulan sabit. Tentu saja dengan cara jujur. Tanpa noktah-noktah kecurangan, seperti yang kemarin hangat dibicarakan dalam milis Civitas EL tercinta.

Agak khawatir juga, karena sebelumnya saya dan Luhur sudah membooking lapangan. Kalau hujan deras? gagal deh maen tenis. Sia-sia kami sudah membayar lunas.

Tapi kehawatiran hilang seketika karena hujan tidak terlalu besar. Sehingga kami bisa maen tenis tanpa basah kuyup. Kami terlihat masih sangat amatir. Di lapangan B, sebelah lapangan kami, ada dua orang yang jago. Hehe… sampai-sampai bola-bola tenis kami berlarian kemana-mana. Ada yang di atap seng, ada yang ke lapangan basket, bahkan ada suatu ketujuh bola kami pindah ke lapangan sebelah.

; Begitulah olah raga pagi ini. Banyak di antara kami yang baru pertama kali mencoba olah raga ini. Sehingga, harap maklum jika masih cupu.

Olah raga kami tutup dengan sarapan nasi kuning di depan SSC. Hampir saja kami kehabisan lauk pauk. Karena setelah saya makan, warung sudah siap-siap tutup. Sore harinya kira-kira jam 3 sore, saya kuliah Fineng (Financial Engineering). Ada Nemi dan Sintoq, yang merupakan mahasiswa Elektro diantara mahasiswa TI lainnya, sudah datang di kelas. Dosen pun sudah siap di depan kelas. Tugas kelompok minggu kemarin dikumpulkan. Dan, ternyata tugas simulasi dengan MATLAB tadi mendapat pujian yang luar biasa dari dosen. Berulang kali beliau meng-quote bahwa tugas kamilah yang terbaik. Saya sih menanggapinya dengan senyum saja. Tidak ada yang istimewa sebenarnya. Karena saya selama 4 bulan ini berkecimpung di per-MATLAB-an, ya saya lancar-lancar saja menggunakan program itu untuk kepentingan simulasi. Monte Carlo pula simulasinya. Jadi sudah lumayan bisa lah, bikin looping-looping sederhana.

Tak ada gading yang tak retak. Script program MATLAB saya pun ada yang salah. Ada variabel yang useless di situ, karena saya lupa untuk menghapusnya. Hehe. Kalau mau lihat, lihat di posting sebelumnya, yaitu ada variabel a, b, c, dan d yang tidak perlu. Sebenarnya variabel-variabel itu berfungsi untuk mengecek apakah distribusi bilangan random yang saya generate itu sesuai soal atau tidak. Tapi keburu lupa… ya biarin lah. Seharusnya orang yang ngerti programming juga tahu, karena variabel yang tidak perlu nggak akan berpengaruh juga terhadap hasil. Hanya saja itu menjadi penting kalau simulasi Monte Carlo melibatkan
pengulangan sampai sejuta kali seribu. Bisa-bisa memori komputerku kehabisan source.

Posted by: arikuncoro2id | April 21, 2008

Tugas Fineng “Bilangan Random dan Monte Carlo”

Sebenarnya ini tugas yang mudah. Bisa dilakukan dengan program apapun. MATLAB, C++, Fortran terbaru, Visual Basic, dsb bisa melakukannya. Karena TA saya berhubungan dengan MATLAB, saya menggunakan MATLAB. Berikut ini soalnya:

1. Generate bilangan random sebanyak 1000 buah!

Jawab:

Lakukan perintah:

rand(1000,1) >> karena matriks 1000×1 menuliskannya kurang efektif, sehingga diringkas saja dengan cara men-generate matriks dengan matriks 10×100.

rand(10,100) >> 10 baris, 100 kolom.

2. Menentukan ekspektasi dan risiko dari skenario tertentu, dengan men-generate 200 bilangan random dan simulasi Monte Carlo 200 kali. Berikut ini scriptnya:

clear;

clc;

a=0;

b=0;

c=0;

d=0;

k=200;

% membangkitkan basic random number sebanyak k

bilangan=rand(k,1);

% melakukan monte Carlo simulation sebanyak 200 kali

for j=1:200;

% looping sebanyak k kali, mengubah nilai random sesuai soal

for i=1:k

if bilangan(i)<=0.2;

bilang(i)=950;

a=a+1;

elseif bilangan(i)<=0.6;

bilang(i)=975;

b=b+1;

elseif bilangan(i)<=0.9;

bilang(i)=1050;

c=c+1;

else

bilang(i)=1150;

d=d+1;

end

end

% hasil rata-rata (Ekspektasi)

ekspektasi(j)= mean(bilang);

% standard deviasi (Risiko)

risiko(j)= std(bilang);

end

% ekspektasi total dan standard deviasi

ekspektasi_total= mean(ekspektasi);

risiko_total= mean(risiko);

Jadi, ekspektasi total sebesar 1018.1 dollar dengan risiko 64.7 dollar

3. Carilah harga put option yang pantas, mirip dengan soal kedua,

Script:

clear;

clc;

a=0;

b=0;

c=0;

d=0;

k=200;

% membangkitkan basic random number sebanyak k (tugas 1)

bilangan=rand(k,1);

% melakukan Monte Carlo Simulation sebanyak 200 kali

for j=1:200

% looping sebanyak k kali, mengubah nilai random sesuai soal

for i=1:k

if bilangan(i)<=0.1;

bilang(i)=925;

a=a+1;

elseif bilangan(i)<=0.4;

bilang(i)=975;

b=b+1;

elseif bilangan(i)<=0.8;

bilang(i)=1050;

c=c+1;

else

bilang(i)=1100;

d=d+1;

end

end

ekspektasi(j)=mean(bilang);

risiko(j)=std(bilang);

end

ekspektasi_total=mean(ekspektasi);

risiko_total=mean(risiko);

% nilai_ekspektasi_teori=(1100*0.2)+(1050*0.4)+(975*0.3)+(925*0.1);

a0=1000; % harga option saat t=0

a1=a0+0.05*a0; % harga option saat t

harga_put_option_t_0=(a0/a1)*ekspektasi_total; % harga put option pantas pada t=0

hasil:

Jadi, ekspektasi total sebesar 1026.3 dollar dan harga put option yang pantas pada saat t=0 sebesar 977.38 dollar.

Posted by: arikuncoro2id | April 19, 2008

Tugas Zone Transfer

Beberapa referensi yang dapat membantu saya melakukan zone transfer di itb, terutama yang memakai OS Windows adalah sbb: 

[1] W. Maples (member of WindowsNetworking.com), “Nslookup and DNS zone transfers”, usenet post to http://www.windowsnetworking.com/kbase/WindowsTips/WindowsXP/AdminTips/Network/nslookupandDNSZoneTransfers.html

[2] Wikipedia under the terms of the GNU Free Documentation License, “DNS zone transfer” http://en.wikipedia.org/wiki/DNS_zone_transfer, updated March 30, 2008.

[3] D. J. Bernstein, “How the AXFR protocol works”. Retrieved on February 15, 2005 to http://en.wikipedia.org/wiki/2005

Yang [1] sangat membantu saya… hehe. 

Habis itu disortir pake microsoft excel!!! Berkat teknologi, pekerjaan menjadi lebih mudah. 

 

Posted by: arikuncoro2id | April 14, 2008

Menyelesaikan Persamaan

Ini adalah tugas kuliah Keamanan Sistem Informasi. Saya mencoba menjawabnya dengan program MATLAB

Soal:

Tentukan d, jika d*19=1 mod 48!

Jawab:

Untuk menghitung d dari persamaan di atas diperlukan kemampuan matematis yang lebih dan memakan waktu yang agak lama. Namun, komputer mampu menghitung dengan cepat dengan algoritma tertentu. Oleh sebab itu, saya menawarkan solusi program komputer dengan algoritma yang saya buat sendiri sebagai berikut:

  1. Buat matriks yang isinya merupakan bilangan kelipatan 19 dengan komponen 200 baris x 1 kolom. Nilai 200 di sini dapat ditambah atau dikurang, tergantung keinginan dan prediksi nilai d.
  2. Lakukan operasi mod seluruh isi matriks tersebut dengan 48
  3. Bilamana hasil operasi mod adalah 1, ambil nilai posisi matriks.
  4. Nilai d adalah nilai posisi matriks

Algoritma tersebut saya terapkan pada program MATLAB dengan file bernama mencari_d.m, sehingga saya dapat mengubah-ubah nilai yang dilibatkan. Nilai d yang didapatkan lebih dari satu buah, namun biasanya dalam algoritma enkripsi-dekripsi RSA, diambil yang terkecil saja.

Dalam Command Window, saya melakukan perintah berikut:
mencari_d(19,1,4 8)

ans =

43

91

139

187

Jadi, nilai d=43 karena diambil yang terkecil.

Lampiran Program:

Lampiran file mencari_d.m

%=========================================================== %

% TUGAS 5 KEAMANAN SISTEM INFORMASI %

% program mancari nilai d dari persamaan d*a = b mod c %

% Bernardus Ari Kuncoro 13204038 %

%=========================================================== %

function y = mencari_d(a,b,c)

i=1;

for k=1:200; % memulai looping

kelipatan(k,1)=a*k; % membuat matriks yang berisi kelipatan a sebanyak 1000 komponen

hasil(k,1)=mod(kelipatan(k,1),c); % menentukan nilai mod, agar didapat hasil mod-nya

if hasil(k,1)==b % jika hasil mod-nya adalah b, didapatkanlah nilai d

y(i,1)=k;

i=i+1;

end

end

% Pada soal diketahui d*19=1 mod 48.

% Masukkan nilai-nilai tersebut pada command window MATLAB, sebagai berikut:

% mencari_d=(19,1,48);

% sehingga hasil yang didapatkan adalah: 43, 91, 139, dan 187.

% Keterangan:

% Program ini merupakan salah satu langkah algoritma RSA dalam mencari

% kunci publik/privatnya. Langkah inilah yang sulit bila dilakukan secara

% manual, karena sangat memerlukan pemfaktoran yang berulang-ulang.

Posted by: arikuncoro2id | April 13, 2008

Apa Alasan Sesungguhnya Pemerintah Mengeblok WEB tertentu?

Jumat ini (11/4) saya kuliah Kapita Selekta jam 9 pagi sampai jam 11. Kuliah ini menampilkan guest-lecture Pak Ismail, salah satu pejabat postel di Jakarta. Beliaulah ternyata sumber yang tau sebab musabab pengeblokan situs-situs macam you-tube, rapidshare, dan myspace yang hari ini sudah bisa dibuka lagi. Undang-Undang ITE pun beliau fasih benar.

Sepertinya beliau memang orang pentingnya Postel. Kembali ke pengeblokan situs. Pengeblokan situs-situs tersebut murni karena reaksi sesaat film Fitna. Ini merupakan instruksi Presiden SBY. Presiden tentunya juga mendapatkan masukan dari beberapa orang, seperti orang-orang BIN, Postel sendiri, dsb. Pikiran saya sebelum mendapat penjelasan kemarin, betapa sembrononya ya… tindakan Pemerintah! Padahal kan tidak semua isi dari web tersebut isinya SARA, dsb? Wah-wah… gawat juga kalau seterusnya seperti ini. Kapan dibuka website itu? Bakalan kayak Cina ni… Indonesia. Dikelilingi Tembok Raksasa Informasi.

Pak Ismail mengatakan bahwa hal tersebut menyangkut harga diri bangsa Indonesia, dimana kita harus punya sikap. (kalau ditelusuri, ada benarnya juga, banyak yang merasa dilecehkan kan dengan adanya film tersebut!). Yang jadi alasan utama itu. Kemudian diterangkan alasan lain seperti dampak keamanan bila semua orang menonton film itu. Perlu diperhatikan bahwa yang menonton film tersebut nggak semua di tingkat pendidikan yang sama, jadi reaksinya pun bisa berbeda-beda. Kata beliau, sebelum dilakukan pengeblokan situs, sudah pemerintah sudah mengirim surat ke Google dan You Tube supaya video film Fitna diblok, khusus kepada orang-orang yang IP Address nya adalah Indonesia. Tetapi, mereka tidak menggubrisnya dengan alasan kebebasan individu.

Geram dengan pernyataan mereka, pemerintah langsung mengambil tindakan preventif agar semua situs yang menayangkan film Fitna diblok. Dua hari berlalu sejak pengeblokan situs tersebut, Google dan You-Tube langsung mengambil tindakan kooperatif kepada pemerintah Indonesia agar semua orang dengan IP Address Indonesia tidak bisa melihat tontonan Film Fitna. Dengan demikian, sekarang situs-situs yang sebelumnya diblok sudah bisa dibuka kembali mulai hari Jumat ini dengan konsekuensi, film tersebut tidak bisa di-play oleh orang yang ber-IP Indonesia.

Hikmah dari permasalahan ini adalah, saat ini pemerintah Indonesia punya link alias saluran komunikasi dengan perusahaan search engine web raksasa macam Google. Kalau ada lagi video semacam ini di internet, pemerintah tinggal langsung hubungi mereka untuk mengeblok videonya, bukan websitenya. Alhasil kuliah ini memberi pandangan bagi saya bahwa apa yang dilakukan pemerintah ada benarnya juga. Saya yang sebelumnya agak kurang setuju dengan pemerintah, jadi bisa menerima. Tinggal sikap kita bagaimana? Mau ambil positifnya? Atau ambil negatifnya terus?

Yang pasti, sebagai bangsa Indonesia harus mendukung pemerintah Indonesia. Walaupun demikian, kita tetep KRITIS, ya… dengan keadaan bangsa ini. Siapa lagi yang mau membangun bangsa ini kalau bukan generasi muda seperti kita?

Posted by: arikuncoro2id | Maret 18, 2008

Di Balik Sukses Pebisnis Top

Saya jarang sekali membaca ulang buku bacaan. Tetapi, yang satu ini beda. Saya sudah tiga kali membacanya tanpa bosan-bosan lagi untuk suatu saat membacanya ulang. Mengapa? Karena buku ini merupakan seri buku biografi. Mmm, saya suka sekali membaca biografi tokoh-tokoh dunia. Nah, Buku ini mengisahkan tentang biografi para pebisnis top dunia (kebanyakan Amerika- red) maupun ada seorang Indonesia, yakni Julius Tahija. Adapun judul bukunya adalah “Di Balik Sukses Pebisnis Top!” terbitan Intisari pada bulan Februari 2006 (yang saya beli sebagai bonus majalah ini). Baca Lanjutannya…

Posted by: arikuncoro2id | Maret 17, 2008

Konferensi Jawara - Membawa Nama ITB dan Indonesia

Pagi itu pagi yang cerah. Matahari tidak malu-malu menampakkan raut mukanya.
Temperatur udara kira-kira menunjuk pada angka 20 derajat Celcius. Saya yang sebelumnya merencanakan ingin lari pagi tiba-tiba menyerah dengan keadaan. Mengapa? karena saya baru bangun pukul 8, dan pukul 9 pagi saya harus berangkat ke kampus Ganesha untuk mengikuti Free IT Saturday Lesson di Comlabs. Inilah kali pertama saya mengikuti acara ini.
Baca Lanjutannya…

Posted by: arikuncoro2id | Maret 17, 2008

Berbagilah dengan Blog

Setiap orang memiliki cara sendiri-sendiri untuk menghilangkan kepenatan.
Hal-hal yang tiap orang lakukan bisa bermacam-macam, diantaranya adalah dengan melakukan hobi. Ada yang bernyanyi, berolah raga, berkumpul bersama teman-teman, mencurahkan hati, dan menulis. Nah, cara yang sekarang sering saya lakukan adalah dengan menulis. Bagi saya, menulis merupakan suatu kebutuhan. Dengan menulis, saya bisa menuangkan ide-ide, mengumumkan sesuatu mengungkapkan isi hati, mengumpat, mencaci, menangis, bahkan berbagi. Baca Lanjutannya…

Posted by: arikuncoro2id | Februari 25, 2008

Pawang Hujan

Pernah beberapa waktu lalu saya menonton acara berita di TransTV. Saya berdecak kagum dengan adanya alat elektronik yang mampu mendatangkan atau mengusir hujan. Akhirnya sebutan ‘klenik’ pada seorang pawang hujan mulai saya kurangi. Mengapa? Karena pawang hujan tersebut memiliki alat yang benar-benar ilmiah.

Prinsip kerja alat tersebut adalah memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah atas dengan frekuensi tertentu. Alhasil, langit yang sebelumnya mendung, dalam waktu kurang dari 15 menit, awan hitam kelam terusir. Langit kemudian jadi biru. Wow, dahsyat, ya?

Alat itu ada di Prov Jawa Barat. Saya lupa di mana persisnya, karena saya waktu itu kurang memperhatikan. Karena logat pawang hujan agak kesunda-sundaan, ya, bisa saya simpulkan alat ini terletak di Jawa Barat. Disamping itu, alat ini juga mempunyai sertifikat penghargaan, lho! dari luar negeri… entah dari negara mana. Alat ini juga pernah melakukan tugas mulianya mengusir hujan pada acara-acara besar kenegaraan.

Seandainya alat ini bisa digunakan dengan baik, tentu saja Jakarta bisa ‘kering’ sedikit lah dengan tidak banyaknya hujan turun. Haha… Hujannya dipindahkan ke laut saja…

hehe.

Bagi yang pernah menontonnya, atau pihak TransTV mau memberikan ralat/tambahan info kepada saya, saya akan menerima dengan senang hati.

Berita yang cukup menarik. Siapa tahu, teman2 saya dari mahasiswa Elektro ITB bisa menganalisis lebih dalam tentang alat pemindah hujan ini.

Older Posts »

Categories