Ari Kuncoro 2 – edisi Indonesia

Just another WordPress.com weblog

Di Balik Sukses Pebisnis Top

Saya jarang sekali membaca ulang buku bacaan. Tetapi, yang satu ini beda. Saya sudah tiga kali membacanya tanpa bosan-bosan lagi untuk suatu saat membacanya ulang. Mengapa? Karena buku ini merupakan seri buku biografi. Mmm, saya suka sekali membaca biografi tokoh-tokoh dunia. Nah, Buku ini mengisahkan tentang biografi para pebisnis top dunia (kebanyakan Amerika- red) maupun ada seorang Indonesia, yakni Julius Tahija. Adapun judul bukunya adalah “Di Balik Sukses Pebisnis Top!” terbitan Intisari pada bulan Februari 2006 (yang saya beli sebagai bonus majalah ini).

buku

Siapa saja yang tokoh-tokoh yang dikisahkan dalam buku seri biografi ini? Mereka adalah:
1. Donald J Trump, Raja Real Estate
2. Thomas J Watson, senior and Junior, pendiri dan pengembang raksasa IBM
3. An Wang, pendiri Wang Laboratories, sebuah perusahaan saingan IBM
4. Nomura, seorang pialang saham raksasa di Jepang
5. Rupert Murdoch, pebisnis telekomunikasi dan televisi di Amerika, pemilik dan pengembang 20th Century FOX.
6. Sam Walton, pendiri Wal Mart yang menjadi raja pasar swalayan seluruh Amerika
7. Julius Tahija, pemilik awal Bank Niaga, pelaku multibisnis pertambangan, layanan keuangan, perkebunan minyak kelapa, dan pembangkit tenaga listrik di Indonesia
8. Estee Lauder, ratu kosmetik kelas atas, terutama parfum. Parfum pria terkenal di Eropa yang dibuat oleh Estee Lauder Inc. bermerk Aramis

Jalan hidup mereka memulai bisnis memiliki karakteristik yang unik. Ada yang memulai bisnis dengan melanjutkan usaha ayahnya, ada yang kawin-cerai untuk mendapat sokongan dana, bak seorang ‘Ma**ngsa**’ yang juga sedang melebarkan sayapnya menjadi pebisnis, tetapi kebanyakan mereka memulai dari nol, lho! Dalam buku ini dikisahkan pula jatuh bangunnya perusahaan mereka ketika sedang mulai berkembang.

Saya paling suka tokoh Sam Walton, seorang pendiri Wal Mart. Wal Mart menjadi raja pasar swalayan di negeri Amerika sana. Mulai dari membuka toko kecil dan hanya satu buah, sekarang sudah tersebar lebih dari seribu cabang di seluruh negara bagian Amerika. Wuih…konsep raksasa ini belum pernah saya bayangkan sebelumnya. Kalau diterapkan di Indonesia bagaimana, ya? Mungkin harus berhadapan dengan jutaan pedagang di pasar tradisional, ya?

& Komentar »

  Munawir wrote @

Ada yg tahu dimana saya bisa beli buku yg dimaksud?

  arikuncoro2id wrote @

gramed. tapi waktu itu saya beli di gramed lagi diskon… lebih baik tanya langsung ke intisari-nya.


Komentar Anda

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>