Pernah beberapa waktu lalu saya menonton acara berita di TransTV. Saya berdecak kagum dengan adanya alat elektronik yang mampu mendatangkan atau mengusir hujan. Akhirnya sebutan ‘klenik’ pada seorang pawang hujan mulai saya kurangi. Mengapa? Karena pawang hujan tersebut memiliki alat yang benar-benar ilmiah.
Prinsip kerja alat tersebut adalah memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah atas dengan frekuensi tertentu. Alhasil, langit yang sebelumnya mendung, dalam waktu kurang dari 15 menit, awan hitam kelam terusir. Langit kemudian jadi biru. Wow, dahsyat, ya?
Alat itu ada di Prov Jawa Barat. Saya lupa di mana persisnya, karena saya waktu itu kurang memperhatikan. Karena logat pawang hujan agak kesunda-sundaan, ya, bisa saya simpulkan alat ini terletak di Jawa Barat. Disamping itu, alat ini juga mempunyai sertifikat penghargaan, lho! dari luar negeri… entah dari negara mana. Alat ini juga pernah melakukan tugas mulianya mengusir hujan pada acara-acara besar kenegaraan.
Seandainya alat ini bisa digunakan dengan baik, tentu saja Jakarta bisa ‘kering’ sedikit lah dengan tidak banyaknya hujan turun. Haha… Hujannya dipindahkan ke laut saja…
hehe.
Bagi yang pernah menontonnya, atau pihak TransTV mau memberikan ralat/tambahan info kepada saya, saya akan menerima dengan senang hati.
Berita yang cukup menarik. Siapa tahu, teman2 saya dari mahasiswa Elektro ITB bisa menganalisis lebih dalam tentang alat pemindah hujan ini.
Ditulis dalam Umum








